Cara Merawat Anak Kucing

0

Kitten seperti yang kita ketahui sangatlah rentan terhadap penyakit, tetapi kamu tidak perlu panik akan hal tersebut, dengan cara merawat anak kucing yang benar kami tentukan bahwa kitten kalian niscaya akan berkembang menjadi kucing adult yang akil balig cukup akal, kenapa mirip demikian? alasannya adalah sifat alami dari kucing yakni binatang yang sungguh mampu berdiri diatas kaki sendiri, sehingga dengan pertolongan sedikit tetapi tepat kamu bisa menjadikannya menjadi lebih baik.

Berikut yakni Cara merawat anak kucing :

Dalam hal memelihara anak kucing, sebetulnya filosofi yang dipraktekkan sama saja seperti halnya kau membesarkan bayi manusia, jikalau kau menunjukkan perawatan dan juga pembinaan yang sempurna saat mereka masih muda, hal tersebut akan mengembangkan kemungkinan mereka berkembang menjadi kucing akil balig cukup akal yang sehat dan juga baik. Jadi, jika kau gres saja mengadopsi anak kucing, cobalah untuk mengikuti beberapa cara merawat anak kucing berikut :

Jangan perlakukan anak kucing kamu seperti halnya kau memperlakukan kucing sampaumur

Sama seperti halnya bayi insan yang mempunyai keperluan yang sangat jauh berlainan dengan orang remaja, anak kucing lebih membutuhkan perawatan ekstra dibandingkan ketika kamu memelihara kucing remaja, dan berikut kami sudah rangkum banyak sekali tahap perkembangan anak kucing, dan bagaimana cara merawatnya :

  1. Dibawah Usia Delapan Minggu
    Pada usia ini, anak kucing masih harus terus bersama ibu dan saudaranya yang lahir serempak dengannya, alasannya adalah anak kucing yang masih muda ini tidak dapat menertibkan suhu mereka sendiri selayaknya kucing remaja, maka dari itu mereka saling bergantung satu sama lain guna bertahan hidup.

    jika kasusnya kamu mesti mengadopsi kucing jalanan yang tidak memiliki orang tua kau perlu melaksanakan perawatan khusus untuk hal ini, hal yang perlu kamu kerjakan ialah dengan memberinya minum susu dengan botol anakan kucing setiap dua jam hingga empat ahad dan kamu juga harus menentukan bahwa mereka buang air dengan normal.

  2. Usia Delapan sampai sebelas minggu
    Pada usia ini anak kucing biasanya disapih dan distop minum susu oleh induknya, maka sejak ketika ini pula mereka harus makan kuliner kucing yang padat akan energi dan kaya akan protein dan memiliki serat yang cukup sehingga mudah untuk dicerna.

    Makanan berair atau makanan kering yang kamu pilih itu bukanlah suatu masalah selagi pakan kucing tersebut diformulasikan untuk anak kucing, sebab yang kita pahami bahwa formula pakan kucing remaja dan kitten sangatlah berbeda.

  3. Usia dua hingga empat bulan
    Ini yaitu fase perkembangan yang cepat bagi anak kucing, di fase ini mereka akan memiliki energi yang sangatlah banyak daripada kucing dewasa, oleh alasannya adalah itu mereka membutuhkan tiga hingga empat kali makan dalam sehari, kami merekomendasikan masakan yang diberikan terhadap kucing usia ini adalah mengandung protein berkualitas setidaknya 30 persen.
  4. Usia empat sampai enam bulan
    Anak kucing dalam usia ini mampu dibilang telah memasuki usia cukup umur, oleh karena itu kematangan seksual mampu sudah terpenuhi pada ketika ini sehingga mampu saja beliau bermetamorfosis sosok yang berisik atau bahkan sangat sering merontokan bulunya, pada fase ini sebaiknya kamu telah mulai membagi makannya dengan setengah kitten dan setengah adult.

Hadiahi setiap sikap baik dan terus bersosialisasi

Sosialisasi dan pelatihan yang diterima oleh kitten adalah salah satu cara merawat anak kucing yang bagus dan benar, pada saat ini sebaiknya kamu banyak melaksanakan interaksi dan sosialisasi sehingga mereka bisa tumbuh selaku kucing yang dengan dengan pemiliknya.

Kamu juga perlu untuk menunjukkan mereka kado untuk setiap perlakuan pandai dan baik yang mereka lakukan, jadi jangan pernah lelah untuk melatihnya, karena tata cara seperti inilah yang benar benar diperlukan oleh kucing guna mendapatkan edukasi yang benar.

Sebagai pemilik, kamu harus membimbingnya dan menandakan kepadanya bahwa dunia yakni kawasan yang indah, dan berikut adalah sistem pelatihan dan sosialisasi pada kucing :

  1. Kitten umumnya akan memakai daerah dimana dia akan buang air menurut insting, selagi dia masih kecil, kamu bisa mulai membiasakan membawanya ke litter box kucing yang sudah ditawarkan, hal yang harus dilakukan pertama yakni dengan mengenali ciri saat dia ingin buang air, saat kau rasa beliau ingin buang air, segeralah bawa gendong kitten tersebut kedalam pasir kucing.
  2. Sering membelai kepalanya agar ia tumbuh menjadi sosok yang akrab dengan manusia.
  3. Perkenalkan kitten dengan mainan agar tidak merusak barang kalian dirumah.
  4. Sesekali dekatkan dia dengan keributan supaya kucing tersebut tidak mudah stress
  5. Berikan kado setiap kali dirinya bertingkah pandai

Jadikan perawatan preventif selaku prioritas

Untuk memastikan bahwa kitten kalian memiliki kesehatan yang bagus, mulailah sejak dini dengan memberinya perawatan dan juga pencegahan, berikut yakni pencegahannya :

  1. Buat jadwal rutin berjumpa dengan dokter binatang
    Ke dokter hewan tidak senantiasa cuma dikala kamu menemui problem, ke dokter binatang untuk sekedar checkup juga perlu untuk dijalankan guna mengetahui bibit penyakit semenjak dari dini.
  2. Tanyakan perihal benalu usus, kutu dan heartworm
    Mintalah dokter hewan kalian untuk memeriksa cacing dan juga benalu pada usus, dan meskipun seringkali heartworm tidak begitu menjadi masalah namun dikala dia masih kitten kucing masih sangat rentan kepada heartworm sehingga perlu menjadi perhatian.
  3. Tanyakan vaksin kucing yang tepat untuk kitten kau
    Perawatan preventif untuk anak kucing dapat mencakup vaksin untuk leukemia, rabies dan juga destemper, umumnya obatan tersebut diberikan saat kucing berusia sekitar 8 ahad sampai 16 minggu.

Sekian Cara merawat anak kucing dari kami, menurut kami merawat kitten tidak cuma dengan mampu membuatnya menjadi tumbuh, tetapi juga mesti membuatnya tumbuh menjadi kucing yang akrab dengan insan, oleh sebab itu kiat diatas boleh kau coba untuk dijadikan materi acuan.

cara merawat anak kucing
Read More :  American Shorthair

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *